Wednesday, May 03, 2006

Abang



03 May 2006 23:05:20
Abang
Hehehe abang, desi tahu menjelang tidur surfing n browsing dulu ya bang. Shabar aja bang kesempatan surfing sehat ibadah bagi abang hanya ada di jakarta saja. Ojo ngenyek karo wong wedhok yo smas, klo sekedar teknis pelaksanaan hukum picis nah desi juga tahu kok. Percuma dong ada kutu buku sejak SD. Terhukum diikat ditiang ditengah alun2 ditonton para sentono dan kwula serta rakyat.Peralatan disiapkan berupa 10 cundrik tipis seperti clurit kecil. Sebaskom cuka dan sambal rawit disiapkan. Keputusan hukuman dibacakan dikutip dari kitab Nagara Kertagama. Lalu terhukum ditanya apa permintaan terakhirnya. Kalau terhukum minta tidur sama permaisuri juga dikabulkan. Lalu diangkat jadi Adipati karena rajanya saat itu juga mangkat bunuh diri. Makanya dalam pelaksanaan biasa nya permaisuri dilarang hadir. Begitu khan bang?


---pesan dari user ini / message from this user---


Wiiiihhhhhh.... makin serem.......
kamu itu......... selain galak sadis juga yahhh...
hukum piciskan sadis...... tau dari mana kamu.....
hukuman jaman majapahit...

No comments: